MENDAMPINGI TIM BPBAP TAKALAR DALAM PENGAMBILAN SAMPEL UDANG UNTUK PEMERIKSAAN HAMA PENYAKIT DAN RESIDU

Pendampingan Tim BPBAP Takalar dalam Pengambilan Sampel Udang untuk Pemeriksaan Hama, Penyakit, dan Residu

Pada 30 Juni 2026, fasilitator, penyuluh perikanan dan Dinas Perikanan Kab. Sinjai telah melakukan kegiatan pendampingan kepada tim BPBAP Takalar dalam pelaksanaan pengambilan sampel udang pada lokasi budidaya yang menjadi sasaran yang dimana lokasi tersebut merupakan lokasi project IISAP. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan pengawasan kesehatan udang guna mendukung penerapan budidaya yang produktif, aman, dan berkelanjutan.

Pendampingan dilakukan mulai dari proses koordinasi dengan pembudidaya, penentuan titik pengambilan sampel, hingga pelaksanaan pengambilan sampel sesuai dengan prosedur teknis yang berlaku. Sampel udang yang diambil selanjutnya akan dianalisis di laboratorium untuk mendeteksi kemungkinan adanya serangan hama dan penyakit serta mengidentifikasi kandungan residu yang berpotensi memengaruhi kualitas hasil budidaya. Pengambilan sampel yang dilakukan secara benar sangat penting untuk memastikan hasil pengujian dapat menggambarkan kondisi nyata di lapangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada para pembudidaya mengenai pentingnya penerapan biosekuriti, pemantauan kesehatan udang secara berkala, penggunaan obat dan bahan kimia secara bijaksana, serta penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Melalui diskusi yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, pembudidaya memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit, pengelolaan kualitas air, serta tindakan yang perlu dilakukan apabila ditemukan gejala penyakit pada udang.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknis bagi pembudidaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan tambak. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan terkait tindakan pencegahan maupun pengendalian penyakit sehingga risiko kegagalan produksi dapat diminimalkan dan produktivitas budidaya tetap terjaga.

Melalui kegiatan pendampingan ini, terjalin koordinasi dan sinergi yang baik antara BPBAP Takalar, pendamping lapangan, dan para pembudidaya dalam mendukung sistem pemantauan kesehatan udang yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas produksi, keamanan pangan hasil perikanan budidaya, serta mendukung pengembangan usaha budidaya udang yang berdaya saing dan berkelanjutan.