Potret Sosial Petambak Udang di Lampung Selatan: Di Balik Kilauan Emas Putih
Potret Sosial Petambak Udang di Lampung Selatan : Di Balik Kilauan Emas Putih
Oleh : Edy Santoso | Fasilitator Sosial | Lampung Selatan
Lampung Selatan - Di balik gemerlap keuntungan dari industri udang vaname yang menjadi andalan eksport, para petambak udang di Lampung Selatan justru masih menghadapi tantangan sosial yang pelik. Mayoritas masyarakat di pesisir Kecamatan Ketapang hidup dengan ketergantungan tinggi pada hasil tambak, namun tak jarang terjebak dalam lingkaran kemiskinan struktural.
Industri tambak udang di Lampung Selatan memang menjanjikan secara ekonomi. Namun, para petambak kecil masih hidup dalam tekanan sosial-ekonomi. Ketergantungan pada modal tengkulak, keterbatasan lahan, serta biaya produksi tinggi membuat mereka sulit mandiri.
Harapan Petambak Tradisional :
- Perbaikan / Normalisasi saluran air buntu dan dangkal yang merupakan kendala menurunnya kuantitas dan kualitas air sebagai sumber media budidaya udang vaname
- Perbaikan akses jalan produksi sebagai sarana penunjang produktifitas budidaya udang vaname
- Petambak berharap adanya : Akses pembiayaan tanpa bunga tinggi
- Pelatihan budidaya berkelanjutan
Kesimpulan :
Kondisi sosial petambak udang di Lampung Selatan menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Intervensi dari pemerintah dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mengubah nasib mereka menjadi lebih baik.