Kolaborasi IISAP dan UMKM Jutsuka, Laksanakan Pelatihan Pengembangan Usaha Kelompok Perempuan di Bulukumba
Bulukumba, 13 Februari 2026. Setelah terlaksana kegiatan pada dua seri sebelumnya, Pelatihan swadaya Fasilitator Infrastructure Improvement for Shrimp Aquaculture Project (IISAP) kembali merealisasikan seri ketiga yang kali ini menggandeng UMKM Jutsuka sebagai narasumber. Mengangkat tema Gerak Gemari Poklahsar, pelatihan berlangsung di Balai Fastabiqulkhairat, Luppung Desa Manyampa.

Menghadirkan Owner UMKM Jutsuka sebagai pemantik, Pelatihan kali ini fokus pada pembahasan pengembangan manajemen strategis pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Sekilas informasi, UMKM Jutsuka adalah entitas usaha Pengolahan-Pemasaran Hasil Perikanan yang berbasis di Bulukumba dan telah tembus pasar nasional. Manajemen UMKM Jutsuka juga telah banyak terlibat dalam pengembangan kapasitas baik di tingkat Provinsi dan Nasional.
Mengangkat materi “Manajemen Strategis Pengolahan-Pemasaran Hasil Perikanan”, Pelatihan ini diikuti oleh 16 Peserta yang terdiri dari anggota Poklahsar yang juga didirikan bersama Fasilitator IISAP, Perempuan Petambak, dan Anggota Keluarga Petambak. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap detail yang diketengahkan terutama mengangkat isu-isu aktual yang terjadi dalam usaha pemasaran dan udang yang dalam dua bulan terakhir mengalami lonjakan daya tawar.
Dalam kegiatan Pelatihan kali ini juga sekaligus menjadi rembuk kelompok dan basis verifikasi pengajuan dukungan Corporate Social Responsibility dari Yayasan Kalla lewat kerjasama SROI (Social Return on Investment) yang nantinya akan memberikan lokus support pengembangan usaha kelompok perempuan di Desa Manyampa.
Sebagai Pelatihan berseri, Pengembangan Kapasitas Kelompok Perempuan ini akan kembali dilaksanakan pada bulan Maret 2026 dengan bentuk Pelatihan Sosialisasi dari Balai Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan Maros terkait pengembangan produk dan pihak dari SPPG MBG terkait standar manajemen dan teknis untuk menjadi supplyer olahan. Pelatihan selanjutnya. Masing-Masing pihak telah dilakukan komunikasi intensif dan kesediaan menjadi bagian dari gerakan Pemberdayaan Perempuan di lokasi IISAP. Sebagaimana disepakati dalam perempuan, agenda perencanaan pelatihan di bulan Maret, juga akan dilakukan pembinaan skill pengolahan ikan bandeng cabut duri yang akan dibimbing oleh mentor dan pihak UMKM berpengalaman.
Semua pihak, termasuk Bapak Camat Ujung Loe dan Kepala Desa di dua lokasi kunci IISAP, berharap bahwa upaya Pengembangan Kapasitas Kelompok Peremouan yang digerakkan secara swadaya oleh Fasilitator IISAP, dapat memberi manfaat dan ruang yang positif bagi Masyarakat, berdampak pada perekonomian keluarga, dan terutama mencipatakan kohesi sosial yang semakin produktif di antara Masyarakat.
Penulis : Asrul - Fasilitator Sosial Kabupaten Bulukumba