Siswa SMKN 08 Wajo Ikuti Pendidikan Lingkungan Hidup, Fokus pada Budidaya Udang Ramah Lingkungan
Penulis: Mahmudin Fasilitator Lingkungan
WAJO, — Kegiatan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dilaksanakan di SMKN 08 Wajo, Desa Pattangngae, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, pada 16 April 2026. Program ini merupakan inisiatif dari fasilitator lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan tambak yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.
Sebanyak 21 siswa jurusan Budidaya mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 13 peserta merupakan laki-laki dan 8 peserta perempuan. Para siswa mendapatkan pembelajaran yang berfokus pada praktik budidaya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pada pertemuan pertama, materi yang disampaikan berkaitan dengan budidaya udang vaname sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Materi dibawakan oleh Tim Fasilitator Teknis IISAP Kabupaten Wajo. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya penerapan prinsip budidaya yang memperhatikan keseimbangan lingkungan.
Adapun materi yang disampaikan meliputi persiapan lahan tambak tradisional, manajemen kualitas air, manajemen pakan, hingga pengendalian penyakit udang. Siswa juga diperkenalkan pada praktik-praktik yang dapat meminimalkan dampak lingkungan dalam kegiatan budidaya.
Kepala SMKN 08 Wajo dalam keterangannya menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa jurusan Budidaya yang akan terjun langsung ke dunia kerja.
“Kegiatan ini sangat penting untuk membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga kesadaran menjaga lingkungan. Kami berharap siswa mampu menerapkan praktik budidaya yang baik dan berkelanjutan di masyarakat,” ujarnya.
Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa. Berdasarkan analisis N-Gain Score, nilai yang diperoleh mencapai 0,6 atau berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa secara cukup efektif.
Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai masih perlu didukung dengan penguatan materi serta praktik lanjutan agar hasil belajar lebih optimal. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam budidaya udang vaname, tetapi juga kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.