Tangannya Menerjang Terik, Hatinya Menjaga Keluarga: Potret Ibu Rumah Tangga Penopang Ekonomi Pesisir di kabupaten Wajo
Di bawah sengatan terik matahari pesisir Kabupaten Wajo, hamparan rumput laut berwarna cokelat keemasan membentang di atas platform bambu. Di antara tumpukan hasil bumi pesisir tersebut, terlihat seorang ibu sibuk memilah dan merapikan helai demi helai rumput laut dengan penuh ketelitian. Tak jauh di sisinya, sang buah hati yang masih balita duduk tenang, menemani setiap peluh yang menetes.Pemandangan ini bukan sekadar rutinitas harian, melainkan cerminan ketangguhan seorang ibu rumah tangga yang memilih untuk tidak tinggal diam demi masa depan keluarganya.
Bahu-Membahu Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga Di kawasan pesisir Kabupaten Wajo, peran perempuan khususnya para ibu rumah tangga sangat krusial dalam menyokong perekonomian domestik. Ketika suami melaut atau mengelola tambak, para ibu mengambil peran penting dalam tahap pascapanen, seperti pengeringan, pembersihan, dan pemilahan komoditas pesisir.
Tugas ini membutuhkan ketelatenan tinggi:
- Pengeringan Maksimal: Memastikan tingkat kelembapan rumput laut atau hasil tambak sesuai standar jual.
- Pembersihan Material: Memisahkan kotoran dan gulma agar mutu produk tetap terjaga.
- Manajemen Waktu yang Luar Biasa: Menyeimbangkan tanggung jawab mengasuh anak, mengurus rumah tangga, dan kegiatan produktif pendukung ekonomi.
Sentuhan Program IISAP dalam Menggerakkan Potensi Pesisir
Hadirnya program IISAP (Infrastructure Improvement for Shrimp Aquaculture Project / Program Infrastruktur Pesisir dan Tambak) di Kabupaten Wajo memberikan angin segar bagi masyarakat setempat. Selain fokus pada peningkatan infrastruktur tambak dan produktivitas budidaya, program ini secara tidak langsung membuka ruang keterlibatan yang lebih inklusif bagi kaum perempuan
Dengan dukungan tata kelola kawasan yang lebih baik dan pembinaan ekosistem tambak yang produktif, hasil sampingan maupun komoditas pendukung seperti rumput laut dapat dikelola lebih optimal. Keterlibatan aktif para ibu dalam rantai nilai ini terbukti meningkatkan daya tahan ekonomi keluarga pembudidaya. Perempuan pesisir bukan hanya pendamping, melainkan pilar penting yang memastikan roda perekonomian keluarga terus berputar dari setiap hasil panen yang didapatkan.
Dedikasi Tanpa Batas Demi Masa Depan Anak
Kehadiran sang anak di tengah aktivitas penjemuran menjadi simbol kuat betapa kasih sayang dan perjuangan hidup berjalan beriringan. Bagi ibu rumah tangga di pesisir Wajo, setiap jam yang dihabiskan di bawah terik matahari
adalah investasi langsung untuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak-anak mereka.
Melalui kerja keras, ketelatenan, dan semangat pantang menyerah, para ibu di kabupaten Wajo membuktikan bahwa kemandirian dan kesetiaan pada keluarga adalah kombinasi indah yang mampu menggerakkan kesejahteraan dari pesisir untuk masa depan yang lebih cerah.
Penulis : Jusman Baharuddin - Fasilitator Teknis Wajo
TERIMA KASIH